Full Version : Kumpulan Cerita Garing
mabimnolenam >>Kekonyolan & Kelucuan >>Kumpulan Cerita Garing


<< Prev | Next >>

dhe - dhi- 09-12-2006
seorang murid ingin bertanya tentang soal yang tidak ia ketahui

murid : pak saya mau bertanya sesuatu?
guru : ada apa? apa yang mau kamu tanya?
murid : bandung lautan api terjadinya kapan ?

si guru ternyata lupa. tapi kalau tidak dijawab ia bisa malu.
guru : memang kamu tidak tau?
murid : makanya saya tanya bapak!?!
guru : dengan lantang guru menjawab "rumah tetangga saya kebakaran saja saya lupa apalagi bandung yang jauh disana"
murid : "&*%#* "

dhe - dhi- 09-12-2006
Seorang perempuan ingin memiliki sebuah sepatu dari kulit buaya. Diapun pergi ke toko sepatu dan kecewa karena mahalnya.

"Mahal amat sih," tanya si perempuan
"Kalau ingin murah ya menangkap buaya sendiri saja sana", ketus si pemilik toko.

Terinspirasi oleh perkataan si pemilik toko, perempuan tersebut pergi ke sungai besar di daerah situ sambil membawa senjata api. Beberapa saat kemudian si pemilik toko datang dan terkagum-kagum melihat tiga ekor buaya mati ditumpuk di pinggir sungai. Sementara itu si perempuan terlihat di tengah sungai sedang membidikkan senjatanya ke seekor buaya lainnya.

Suara tembakan terdengar, kemudian si perempuan menyeret buaya ke-empat ke pinggir sungai dan kemudian menyumpah , "Sialan..!! Yang ini juga nggak pakai sepatu..!."

dhe - dhi- 09-12-2006
Pintu bilik dibuka dengan kuat dan mengejutkan sepasang suami isteri yang sedang tidur nyeyak. Seorang lelaki dengan wajah garang mengacukan senjata tajam ke arah si isteri.

Perompak : "Sebelum kamu mati kubunuh, sebutkan namamu!"
Isteri : "Na... nama sa... saya... Aisyah"
Perompak : "Aisyah? nampaknya sama dengan nama ibuku. Aku tidak boleh membunuhmu,"

Lalu dia mendekati si suami dan sambil mengacukan senjatanya ia berkata,
Perompak : "Sebutkan namamu. Aku mesti tahu nama setiap orang yang menjadi korbanku."
Suami : "Namaku Irwan.. tapi.... semua orang memanggilku Aisyah...."

dhe - dhi- 09-12-2006
Seorang pria yang sangat gemuk bernama cahyo (bukan nama sebenarnya) pergi ke seorang dokter untuk konsultasi program diet.

DOKTER: anda harus sungguh-sungguh disiplin di dalam menjaga makanan anda,

Cahyo: baik dok

DOKTER: sekarang anda hanya boleh makan tiga lembar daun selada, sepotong roti panggang, segelas sari jeruk dan sebuah tomat,
Cahyo: semua itu harus saya habiskan sebelum atau sesusah makan, dok?

dhe - dhi- 09-12-2006
Seorang mahasiswa sedang asyik berbicara dengan seorang pengemis tua di depan kampus STT Telkom

Mahasiswa : "Sudah lama mengemis di sini pak?"
Pengemis : "Ya... lebih kurang sudah 8 tahun , nak.."
Mahasiswa : Wah, sudah lama juga ya pak.. sehari biasanya dapat berapa pak?"
Pengemis : "Paling sedikit Rp 30.000 nak ..."
Mahasiswa : Banyak juga ya pak".
Pengemis : "yaa untuk makan keluarga di rumah nak. sisanya buat browsing internet di warnet buat ikutan forum mabim2006.co.nr.."
Mahasiswa : "wah, gak nyangka, ternyata forum mabim2006 terkenal juga ya... Ehhhh ngomong2, keluarga ada di mana?"
Pengemis : "Anak saya semuanya ada 3 orang, yang pertama ada di Universitas Indonesia di Jakarta , yang kedua ada di UGM di Jogja dan yang ketiga di Universitas Tri sakti digrogol..."
Mahasiswa : "Waaahhh, hebat-hebat keluarga bapak ya...salut saya sama bapak bisa melanjutkan sekolah anak sampai perguruan tinggi.."
Pengemis : "ah, biasa aja nak... mereka emang sekarang sampai ke perguruan tinggi semua..semuanya mengemis seperti saya..."
mahasiswa : "oalaaah,,, capek deh gw...."

dhe - dhi- 09-12-2006
Ricky pergi menemui seorang psikiater dan berkata, "dok, aku punya masalah. setiap kali aku berbaring di tempat tidur, aku merasa ada orang di kolong tempat tidur dan setiap kali aku masuk ke kolong tempat tidur, aku merasa ada seseorang di atas tempat tidur. aku hampir gila karenanya!" "jangan kuatir, percayakanlah kepadaku dan aku akan merawatmu selama setahun. datanglah padaku 2 kali dalam seminggu dan biaya perawatannya rp. 200,000 setiap pertemuan." tetapi ricky tidak pernah menemui dokter itu lagi meskipun hanya sekali.

Akhirnya 3 bulan kemudian si dokter ketemu ricky di jalan dan dokter itu bertanya, "ricky, kenapa kau tidak pernah datang lagi untuk terapi?" ricky menjawab, "rp. 200,000 setiap pertemuan? mahal sekali! pelayan di rumahku menyembuhkanku dengan hanya rp. 10,000 dan ia telah memotong kaki tempat tidurku!"


hmm,,,, kadang emang ada cara lebih simple untuk menyelesaikan masalah.... tapi gak tau deh bijaksana or gak....

dhe - dhi- 09-12-2006
Seorang penjual menawarkan obat. kemudian datang seorang ibu yang sepertinya ingin membeli obat.

Penjual : "Ayo bu, ini obat manjur buat penyakit apapun, penyakit apa saja. Ibu tak akan rugi kalo beli obat ini, sudah murah, mujarab lagi."(dengan logat Batak).

Ibu : "Kalo sakit pilek gimana Bang?"
Penjual : "Ya tentu saja pileknya hilang."
Ibu : "Sakit demam?"
Penjual : "Demamnya hilang lah."
Ibu : "Sakit kepala?"
Penjual (kesal) : "Kepalanya hilang."
Ibu : ???????????

dhe - dhi- 09-12-2006
Karena asik memotret sunset dan mengeksplorasi wilayah yang baru pertama kali dia kunjungi, seorang travel photografer baru menyadari bahwa dia sudah tersesat dan ditinggal oleh rombongannya. Dan tanpa disangka-sangka, hujan badai turun!, Spontan fotografer itu bete abis... udah tersesat, gelap, ujan pula...

Tapi akhirnya timbul harapan... Di ujung jalan dia melihat lampu mobil perlahan-lahan mendekat. Tidak mau kehilangan kesempatan, dia melambaikan tangannya untuk meminta tumpangan.

Ketika mobil tersebut mendekat, tanpa mau membuang waktu, sang fotografer langsung naik ke mobil, duduk dan kaget!!! Karena dia baru menyadari bahwa mobil tersebut tidak ada yang mengemudikan.

Tapi daripada bete, fotografer tersebut tetap bertahan berada di dalam mobil, sambil berdoa (menurut agamanya masing-masing).

Dalam perjalanan di dalam mobil yang berjalan dengan pelan sekali, ketika mobil sepertinya akan menabrak pohon atau jatuh ke jurang, tiba-tiba muncul sebuah tangan dan mengendalikan setir agar mobil tidak menabrak atau jatuh. dan hal tersebut terus terjadi berulang kali.

Akhirnya, ketika mobil mendekati sebuah warung kopi, fotografer tersebut buru2 turun dan memesan secangkir kopi (gak mahal kayak yang di setiabudi building, kopi mahal, he6x). Sambil menangis terisak-isak, fotografer tersebut menceritakan kejadian seram yang baru saja dia alami.

Setelah selesai bercerita, fotografer tersebut akhirnya pingsan kelelahan dan juga karena menahan rasa takut.

Mendadak, dua orang berpakaian kotor dan basah kuyup masuk ke dalam warung kopi dan melihat sang fotografer yang sedang pingsan. Spontan salah satu dari mereka berkata, "Itu dia kampret yang numpang di mobil yang lagi kita dorong!"

dhe - dhi- 09-12-2006
Selama masa krisis dengan Malaysia, jendral AD Indonesia mengirim 3 tentara ke Ambalat. Ternyata mereka mengalami insiden dengan pihak Malaysia. Meski hal ini tak diberitakan di koran.

Selesai tugas mereka kembali ke kantor pusat di Jakarta.

Jendral: "Tugas telah kalian lakukan dengan sangat baik, tapi karena kita belum menyatakan perang dengan Malaysia, saya tak bisa memberikan medali. Tapi saya akan memberikan uang sebagai gantinya"

"Jadi saya akan minta kalian menunjuk 2 tempat di tubuhmu, dan jarak dari dua titik itu akan saya ganti Rp.100.000,- per sentimeter."

"kita mulai dari kiri, sebutkan dua tempat tubuhmu."

Tentara 1: "Ujung kepala dan ujung kaki, Jendral!".
Jendral: "Bagus, tinggimu 170 sentimeter.. Rp. 1,7 juta."

Tentara 2: "Ujung jari dengan tangan merentang ke atas dan ujung kaki, Jendral!"
Jendral: "Bagus sekali, dengan merentang ke atas jaraknya semakin jauh, 210 cm.. 2,1 juta"

Tentara 3: " Telapak tangan kiri saya hingga ujung kelingking kiri saya, Jendral!"
Jendral: "Hmm, permintaanmu aneh..."

Begitu jendral mulai mengukur: "Di mana kelingking kirimu?"
Tentara: "Di Ambalat, Jendral!"

dhe - dhi- 09-12-2006
Saat Rini menunggu bis disebuah halte Pulang kuliah tiba-tiba seorang cowok menegurnya :

Cowok: "Mbak Dessy Ratnasari ya..".
Rini menjawab sambil setengah terkejut, "Bukan?!".
Cowok itu menunduk malu, tapi masih penasaran dan nekat bertanya lagi, "Mbak Dessy Ratnasari ya..."
Rini menjawab setengah risih, "Bukan?!", sambil berpikir, apa iya aku memang mirip Dessy ya?".
Cowok itu masih penasaran rupanya dan kembali bertanya : "Mbak... mbak Dessy Ratnasary khan?".
Putus asa, Rini menjawab, "Iya".
Cowok itu lalu menyahut: "Lho... kok ndak mirip".

dhe - dhi- 09-12-2006
Pada suatu hari, seorang pemuda memasuki sebuah toko yang dijaga oleh seorang pria setengah baya. Pemuda itu melihat beberapa mi instan yang dilabel murah dan melihat keganjilan disitu.

Pemuda : "Paman, mi instan ini best beforenya sudah lewat 1 bulan kok masih dijual juga?"
Paman : "Itu kan best before, bulan ini masih better, terus bulan depan masih good. Jadi tidak masalah untuk dijual..."
Pemuda : "???"

dhe - dhi- 09-12-2006
Seorang salesman alat penghisap debu menuju ke sebuah rumah. Diketuknya pintu depan. Sebelum sempat nyonya rumah itu berkata sepatah katapun, ia menghamburkan segala macam kotoran ke karpet ruang tamu.

"Nyonya," katanya, "Saya yakin akan kemampuan mesin ini. Karpet ini akan bersih kembali dalam sekejap. Jika nanti masih ada kotoran yang tertinggal, saya bersedia memakannya." "Kalau begitu," kata nyonya itu,"Mulailah makan. Kami belum punya listrik."

dhe - dhi- 09-12-2006
Sudah lama Budi naksir cewek yang tinggal dikampung sebelah. Ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Cewek itu menerima cinta Budi dengan sepenuh hati, meski "proklamasi cinta" Budi dilakukan di gang sempit pinggir selokan. Sayang, kisah-kasih di selokan itu tidak berjalan mulus.

Orang tua si gadis keberatan karena Budi belum bekerja. Namun keduanya pantang menyerah. Bahkan, setelah beberapa bulan menjalin kasih, Budi memberanikan diri melamar. Ia menemui ayah si gadis. "Pak, kami sudah saling cinta, maka kami akan menikah. Kapan saya boleh menikahi anak bapak?" kata Budi.

Ayah si gadis jelas menolak. Namun untuk berkata terus terang, ia tidak sampai hati. "Begini Nak Budi. Bukan saya keberatan, tapi tunggulah saat yang tepat. Saat ini umur anak saya 20 tahun, umur Nak Budi 24 tahun. Jadi, tunggulah sampai umur kalian sama", kata si bapak. Kontan saja si Budi langsung Pingsan...

dhe - dhi- 09-12-2006
Si Paijo yang udik baru aja panen besar pergi ke kota. Dia pengin banget beli handphone. Maka ia pergi ke counter hp.

Paijo : Mbak, saya mau beli hp.
Sales : Ini, Mas.
Paijo : Lo, kok gak nyala?
Sales : O, ini belum ada nomor kartunya, Mas. Mas harus beli kartunya dulu.
Paijo : Ya udah, saya beli kartunya. Kasih nomor cantik ya. (idih, udik kok ngerti nomor cantik?-red)

Seteleh itu pulanglah si Paijo ke kampungnya, tapi dia heran kok gak bisa dipake tuh hp, mak besoknya ia datangi lagi sales tokonya.
Paijo : Kamu ini gimana, kok hp ini gak bisa dipake di kampung saya?
Sales : O, itu karena di kampung Mas belum ada sinyal.
Paijo : La, situ kok nggak bilang kemarin. Ya udah saya beli sinyalnya sekalian, jualan kok sendiri-sendiri gitu.

dhe - dhi- 09-13-2006
Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk.

Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.

Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel. "Wah..., ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku...", pikirnya dalam hati.

Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: "Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini..."

Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tsb.

"Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai..."

Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata: "Maaf pak..., kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak..."

Forumer™ is Voted #1 Free Forum Hosting provider
Build your own community today with the largest message board hosting company.